Asas-Asas Pengetahuan Lingkungan


Asas-asas Pengetahuan Lingkungan Mengenai Air Bersih

 

Asas di dalam suatu pengetahuan adalah penyamarataan kesimpulan secara umum, yang kemudian digunakan sebagai landasan untuk menguraikan gejala (fenomena) dan situasi yang lebih spesifik. Asas dapat terjadi melalui suatu penggunaan dan pengujian metodologi secara terus menerus dan matang, sehingga diakui kebenarannya oleh ilmuwan secara meluas. Asas di dalam suatu ilmu yang sudah berkembang digunakan sebagai landasan yang kokoh dan kuat untuk mendapatkan hasil, teori dan model seperti pada ilmu lingkungan. Untuk menyajikan asas asar ini dilakukan dengan mengemukakan kerangka teorinya terlebih dahulu, kemudian setelah dipahami pola dan organisasi pemikirannya baru dikemukakan fakta-fakta yang mendukung dan didukung, sehingga asas-asas disini sebenarnya merupakan satu kesatuan yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain (sesuai dengan urutan logikanya).

Kelompok 1 mempresentasikan asas-asas pengetahuan lingkungan mengenai kebutuhan akan air bersih sebagai sumber daya alam yang digunakan dalam  sehari-hari.  Air bersih yang dibutuhkan tidak terpenuhi secara keseluruhan karena langka. Menurut pendapat saya, untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih masyarakat harus menghemat penggunaan akan air bersih tersebut, tidak membuang-buang air bersih jika tidak perlu dengan menggunakan air bersih seperlunya. Usaha lain yang harus dilakukan adalah dengan tidak mencemari lingkungan sehingga air tidak terkontaminasi, serta menanam pohon dan tidak melakukan penebangan pohon secara sembarangan yang dapat menghambat penyerapan akan air bersih.

Selain hal-hal di atas, untuk menghasilkan air bersih dapat dilakukan dengan cara konservasi air yang bertujuan untuk meningkatkan volume air tanah, meningkatkan efisiensi penggunaannya sekaligus memperbaiki kualitasnya sesuai dengan kebutuhan. Konservasi air yaitu menyimpan air dikala berlebihan dan menggunakannya sehemat mungkin untuk keperluan tertentu yang produktif. Selain itu untuk menghasilkan air bersih yaitu dengan cara strategi pengelolaan air, yaitu dengan mempergunakan dan memelihara sumber daya air secara optimal, dengan tidak mencemari sumber daya air tersebut sehingga dihasilkan air yang bersih.

Referensi:

http://staff.undip.ac.id/biologi/erry_wiryani/files/2010/07/bab-ii-asas-dsr-lingk.Doc

 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s