Tugas 2


Perencanaan organisasi adalah proses menentukan bagaimana organisasi bisa mencapai tujuannya. Perencanaan organisasional memiliki dua tujuan yaitu perlindungan dan kesepakatan (protective dan affirmative). Tujuan protektif adalah meminimalisir resiko dengan mengurangi ketidak-pastian disekitar kondisi bisnis dan menjelaskan konsekuensi tindakan manajemen yang berhubungan. Tujuan affirmatif adalah membentuk usaha terkoordinasi didalam sebuah organisasi. Tanpa adanya perencanaan biasanya disertai dengan tidak adanya koordinasi dan timbulnya keidak efisienan. Akan tetapi tujuan mendasar dari perencanaan adalah membantu organisasi mencapai tujuannya. Koontz, O’Donnel menyatakan bahwa maksud perencanaan adalah “untuk melancarkan pencapaian usaha dan tujuan “. Tujuan lain dari perencanaan berkisar pada maksud mendasar ini. Perencanaan menekankan tujuan organisasional, dimana tujuan organisasional adalah titik awal perencanaan, wirausahawan secara konstan diingatkan dengan apa yang akan dicapai organisasi mereka. Jika fungsi perencanaan tidak dilaksanakan dengan baik dalam sebuah organisasi atau perusahaan, bisa jadi akan menimbulkan kerugian-kerugian. Manajemen harus membagi antara waktu yang digunakan untuk perencanaan dengan waktu yang digunakan untuk fungsi manajemen lainnya seperti pengorganisasian dan pengawasan terhadap  perencanaan organisasi perusahaan (ekonomi.kompasiana.com).

Setiap sumber daya organisasional mewakili suatu investasi dari mana sistem manajemen harus mendapat pengembalian. Perorganisasian yang sesuai dari sumber daya-sumber daya tersebut akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi dari penggunannya. Henry Fayol telah mengembangkan enam belas garis pedoman umum yang bisa digunakan ketika mengorganisasi sumber daya-sumber daya. Walaupun garis pedoman tersebut dipublikasikan di inggris pada tahun 1949. Garis pedoman tersebut masih merupakan saran yang bernilai bagi wirausahawan dewasa ini.  Pedoman umum organisasi sumber daya-sumber daya adalah sebagai berikut (www.scribd.com):

  1. Menyiapkan dan melaksanakan rencana operasional secara bijaksana.
  2. Mengorganisasi faset kemanusiaan dan bahan sehingga konsisten dengan tujuan-tujuan, sumber daya-sumber daya dan kebutuhan dari persoalan tersebut.
  3. Menetapkan wewenang tunggal, kompeten, enerjik dan menuntun (struktur manajemen formal).
  4. Mengkoordinasi semua aktivitas-aktivitas dan usaha-usaha.
  5. Merumuskan keputusan yang jelas, berbeda dan tepat.
  6. Menyusun bagi seleksi yang efisien sehingga tiap-tiap departemen dipimpin oleh seorang manager yang kompeten, enerjik dan tiap-tiap karyawan ditempatkan pada tempat dimana dia bisa menyumbangkan tenaganya secara maksimal.
  7. Mendefinisikan tugas-tugas.
  8. Mendorong inisiatif dan tanggung jawab.
  9. Memberikan balas jasa yang adil dan sesuai bagi jasa yang diberikan.
  10. Memfungsikan sanksi terhadap kesalahan dan kekeliruan.
  11. Mempertahankan disiplin.
  12. Menjamin bahwa kepentingan individu konsisten dengan kepentingan umum dan organisasi.
  13. Mengakui adanya satu komando.
  14. Mempromosikan koordinasi bahan dan kemanusiaan.
  15. Melembagakan dan memberlakukan pengawasan.
  16. Menghindari adanya pengaturan, birokrasi dan kertas kerja.

Pembagian tenaga kerja diberikan pada berbagai bagian tugas tertentu diantara sejumlah anggota organisasi kewirausahaan. Beberapa alasan yang umumnya diterima mengenai mengapa pembagian tenaga kerja hendaknya digunakan dalam strategi pengorganisasian yaitu pertama, karena pekerja berspesialisasi dalam tugas tertentu, ketrampilan mereka untuk melaksanakan tugas tersebut cenderung meningkat. Kedua, tenaga kerja tidak kehilangan waktu yang berharga didalam bergerak dari satu tugas ketugas lainnya. Karena mereka biasanya mempunyai satu pekerjaan dan satu tempat untuk mengerjakan pekerjaan tersebut, tidak ada waktu yang hilang dari pergantian alat dan lokasi. Ketiga karena pekerja memusatkan diri pada hanya melaksanakan satu pekerjaan, mereka sesungguhnya cenderung mencoba membuat pekerjaan tersebut lebih mudah dan lebih efisien. Keempat, pembagian tenaga kerja menciptakan situasi dimana pekerja hanya perlu mengetahui bagaimana mereka melaksanakan bagian tugas dan bukannya proses keseluruhan produk. Oleh karena itu, tugas mengenai pengertian terhadap tugas mereka tidak begitu menjadi beban. Akan tetapi, argumen juga dikemukakan bahwa tidak perlu digunakan pembagian tenaga kerja dan spesialisasi yang ekstrim. Secara keseluruhan, argumen tersebut menyatakan bahwa keuntungan dari pembagian tenaga kerja hanya dipusatkan pada efisiensi dan manfaat ekonomi dan mengabaikan variabel manusia. Kerja yang sangat terspesialisasi cenderung menjadi sangat membosankan dan karena itu biasanya menyebabkan tingkat produksi menjadi turun (elearning.gunadarma.ac.id).

Garis pedoman dengan mana tindakan yang bisa diambil seorang manager bisa ditaati dan diterima. Perintah manager yang diterima dalam jangka panjang menurut chester barnad diantaranya adalah sebagai berikut (elearning.gunadarma.ac.id):

  1. Saluran formal dari komunikasi digunakan oleh manager dan dikenal oleh semua organisasi.
  2. Tiap anggota organisasi telah menerima saluran komunikasi formal melalui mana dia menerima perintah.
  3. Lini komunikasi antar manajer dan bawahan bersifat secara langsung.
  4. Rantai komando yang lengkap digunakan untuk mengeluarkan perintah.
  5. Manager memiliki keterampilan komunikasi yang memadai.
  6. Manager menggunakan lini komunikasi formal hanya untuk urusan organisasional.
  7. Suatu perintah secara otentik memang berasal dari manajer.

Referensi:

http://ekonomi.kompasiana.com/wirausaha/2013/04/29/perencanaan-organisasi-kewirausahaan-555460.html

http://www.scribd.com/doc/92569583/Dasar

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/kewirausahaan/bab11-dasar_dasar_pengorganisasian.pdf

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/kewirausahaan/bab13-pengorganisasian_aktivitas_individu.pdf

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s