Tanggapan Hak Merek


Merek digunakan sebagai  tanda pengenal suatu produk yang telah diproduksi, misalnya untuk merek dagang, merek jasa atau merek kolektif.  Di Indonesia hak merek dilindungi melalui Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001. Jangka waktu perlindungan untuk merek adalah sepuluh tahun dan berlaku surut sejak tanggal penerimaan permohonan merek bersangkutan dan dapat diperpanjang, selama merek tetap digunakan dalam perdagangan.

Pada kasus teman kami yang mempresentasikan hak merek lalu adalah mengenai i-pad merek apple yang dibuat oleh perusahaan dari Negara China yang meniru i-pad yang dibuat oleh keluaran apple  yang asli dengan merek dagang dan jenis produk yang sama percis, Dalam hal ini, maka perusahaan China yang memproduksi i-pad dengan merek apple memperoleh keuntungan karena mendompleng nama dari apple asli yang mempunyai reputasi yang sangat baik, bagaimana tidak dengan merek dagang dan jenis produk yang sama, konsumen dapat membeli i-pad yang branded bermerek apple dengan harga yang terjangkau dari harga apple asli yang perbedaan harganya bisa berkali-kali lipat dibandingkan dengan i-pad yang diproduksi oleh China.

Selanjutnya, imbas dari perusahaan apple asli yang memproduksi i-pad tersebut merasa di rugikan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan hanya ingin memperoleh keuntungan semata. Menurut pendapat saya, seharusnya hak mengenai pelanggaran merek tersebut harus ditindak lanjuti dan perusahaan apple yang ali harus menuntut pihak apple China yang memproduksi i-pad tersebut, karena dengan adanya nama yang sama bagaimana tidak masyarakat awam pun juga tergiur untuk memnbeli i-pad murah dengan merek dagang apple sedangkan pihak apple yang asli merasa dirugikan dan dijatuhkan namanya dengan China yang menduplikat produk i-pad dengan kualitas produk yang jauh lebih baik dibandingkan dengan i-pad bermerek apple produksi China.

Selain itu, pihak apple yang asli dapat meminta ganti rugi dengan royalty yang mereka kehendaki sebagai ganti rugi atas pelanggaran merek dan produk dari apple yang asli dan sebaiknya juga perusahaan yang ingin mendatyarkan merek dagangnya sebaiknya diharapkan tidak mengikuti nama produk baik dari segi nama, penulisan ataupun logo yang sama dari produk sebelumnya yang sudah mempunyai nama di mata konsumen luas karena pihak yang dirugikan dapat menuntut pihak yang memperoleh keuntungan tersebut. Terima kasih🙂

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s