Ragam Virus Komputer Dan Alur Kerjanya


Untuk belajar membuat sebuah virus, tentunya kita harus membangun pengetahuan dasar mengenai masalah tersebut. Sebelum kita sampai pada praktik coding bahasa pemrograman, kita harus tahu dan menguasai kondisi konsep aplikasi baik visual maunpun non-visual yang akan kita buat. Kita akan mempelajari masalah yang berhubungan dengan konsep dasar virus, dari pengertian virus, macam dan jenisnya, kemampuan dasarnya, sampai mempelajari dan membuat alur kerja virus. Pengertian dan Macam Virus Secara konseptual, pengertian virus didefiniskan sebagai berikut: “Virus is a program that can infect other programs by modifying them to include a slighty altered copy of itself. A virus can spread throughout a computer system or network using the authorization of every user using it to infect their programs. Every programs that gets infected can also act as a virus that infection grows“. (Fred Cohen) Pengertian tersebut dikemukaan oleh Fred sekitar tahun 1984, yang merupakan pengertian virus secara internasional. Sebenarnya, istilah virus diadaptasi dari istilah biologi, karena adanya berbagai persamaan dari kedua makhluk (biologis dan binaries) tersebut, istilah virus dipakai dalam dunia komputer. Seiring dengan perkembangan dunia komputer, istilah tersebut tidak bisa dijadikan sebagai standar yang mengemukakan pengertian virus yang berkembang saat ini. Namun, secara garis besar pengertian virus adalah sebuah program yang dapat melakukan infeksi kepada program lain sebagai sarana penyebarannya serta mampu menggandakan dirinya sendiri. Istilah virus, sebenarnya lebih cocok disebut dengan malware (malicious software), yaitu program-program perusak. Namun, agar kita tidak bingung, dalam buku ini program perusak itu kita rebut dengan istilah virus. Dari berbagai referensi yang penulis temui, kebanyakan orang mengelompokkan virus berdasarkan jenisnya, seperti berikut: 1. Virus Makro, virus yang dibuat dan ditanamkan pada sebuah file tertentu yang mendukung bahasa pemrograman pada aplikasinya. Misalnya: Ms. Word, Ms. Excel, dan lain-lain. Dengan demikian, virus akan berjalan ketika aplikasi tersebut membuka file yang ditanami virus macro. 2. Virus Boot Sector, virus ini ini berkembang biak pada komputer korban dengan memindahkan boot asli dengan booting virus, sehingga virus berjalan ketika komputer me-load sistem operasinya. 3. Virus Polimorphic, virus ini tergolong canggih. Virus yang dimasukan dalam kategori ini mampu mengubah sifat dan bentuknya sehingga sulit dikenali antivirus. Misalnya, mengubah ceksum, icon, cara kerjanya, menghasilkan nilai-nilai acak pada registry, dan lain-lain. 4. Virus Stealth, virus yang menguasai tabel interrupt pada DOS. Virus ini juga mampu mengendalikan instruksi-instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya. 5. Virus Multi partisi, virus ini dapat menginfeksi program dan boot sectors. 6. Virus file, virus yang dapat menginfeksi suatu file. Misalnya: exe, corn, scr, doc, dan lain-lain. Dari 6 jenis yang dipaparkan di atas, lantas jenis virus apa yang akan kita buat? Penulis sendiri pun jujur bingung. Kenyataannya, teori dan praktik tidak selalu sama, bahkan ada yang berkebalikan. Namun, penulis akan coba menjelaskan jenis virus yang kita buat dengan teknik-teknik serta source code yang ada pada buku. Virus yang akan kita buat nantinya adalah berjenis virus Boot Sector, Polymorphic, Stealth, dan file. Sumber: Cara Mudah Membuat & Membasmi Virus Komputer Oleh A. M. Hirin & Anhar

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s