Pengenalan PASCAL


Sejarah Pascal

Bahasa Pascal adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi prosedural yang berorientasi pada segala tujuan, dirancang oleh Professor Niklaus Wirth dari Technical University di Zurich, Switzerland pada tahun 1968/1969 dan dipublikasikan pada tahun 1970. Bahasa Pascal dipengaruhi oleh bahasa ALGOL serta mempengaruhi bahasa Modula, Modula-2, Oberon, Oberon-2, Component Pascal, Ada, Object Pascal, Java, dan Oxygene. Nama pascal diambil sebagai penghargaan terhadap Blaise Pascal, ahli matematik dan philosopi terkenal abad 17 dari Perancis.

 

Struktur Program Pascal

Secara singkat struktur suatu program Pascal adalah sebagai berikut.

  1. Judul Program
  2. Blok Program
    1. Bagian Deklarasi

-          Deklarasi label

-          Definisi konstanta

-          Definisi tipe

-          Deklarasi variabel

-          Deklarasi prosedur

-          Deklarasi fungsi

  1. Bagian pernyataan.

 

Judul program tidak mutlak harus ditulis karena judul program bersifat informatif belaka dan tidak mempengaruhi dalam program itu sendiri.

Bagian deklarasi atau definisi adalah bagian yang digunakan untuk mendefinisikan/mendeklarasikan suatu label, konstanta, jenis data variabel, prosedur dan fungsi.

Bagian pernyataan atau statement adalah bagian yang dipergunakan untuk menulis instruksi yang akan dikerjakan oleh komputer. Bagian ini diawali oleh kata begin dan diakhiri dengan kata end dan diikuti sebuah titik(.). Antara dua pernyataan dipisah oleh simbol semi-colon(;), dan sebuah pernyataan boleh ditulis satu baris atau lebih.

 

Bentuk umum :

 

Program …;

Uses …;

Label …;

Const …;

Type …;

Var …;

Procedure …;

Begin;

End;

Function

Begin

End;

Begin

Statement

. . .

End.

 

 

 

 

Reserved Word Pascal

Berikut adalah tabel reserved word standar yang digunakan sebagai keyword Pascal tapi tidak boleh digunakan sebagai nama variabel, fungsi, prosedur, record, dsb.

 

and asm array begin case const constructor destructor div
do downto else end exports file for function goto
if implementation in inherited inline interface label library mod
nil not object of or packed procedure program record
repeat set shl shr string then to type unit
until uses var while with xor      

 

Tipe-Tipe Data Pascal

Turbo Pascal telah menyediakan banyak jenis data. Selain tipe bawaan, pemrogram dapat membuat sendiri tipe data baru. Secara garis besar, tipe data dalam Pascal terdiri atas :

  1. Tipe data Sederhana
    1. Tipe data standar

-          Integer

-          Real

-          Char

-          String

-          Boolean

  1. Tipe data didefinisikan pemakai (enumerasi)

-          enumerated atau scalar type

-          subrange type

  1. Tipe data terstruktur, terdiri dari :
    1. Array
    2. Record
    3. File
    4. Set
  2. Tipe data penunjuk (pointer)

 

Tipe Data Standar

 

Integer

Tipe data integer adalah tipe data yang nilainya merupakan bilangan bulat. Tipe data integer terbagi atas beberapa macam

Type Range Ukuran (byte) Format
ShortInt -128…127 1 Signed 8-bit
Integer -32.768…32.767 2 Signet 16-bit
LongInt -2.147.483.648…2.147.483.647 4 Signed 32-bit
Byte 0…255 1 Unsigned 8-bit
Word 0…65535 2 Unsigned 16-bit

Contoh deklarasi :

var

Var1 : ShortInt;

Var2 : Integer;

Var3 : LongInt;

Var4 : Byte;

Var5 : Word;

Real / Floating Point

Tipe data real / floating point adalah tipe data yang nilainya merupakan nilai pecahan desimal. Tipe data real / floating point terbagi atas beberapa macam

Type Range Ukuran (Byte) Digit
Real 2,9×10-39…1,7×1038 6 11 – 12
Single 1,5×10-45…3,4×1038 4 7 – 8
Double 5×10-324…1,7×10308 8 15 – 16
Extended 3,4×10-4932…1,1×104932 10 19 – 20
Comp - 9,2×1018…9,2×1018 8 19 – 20

Contoh deklarasi :

var

Var1 : Real;

Var2 : Single;

Var3 : Double;

Var4 : Extended;

Var5 : Comp;

Boolean

Tipe data boolean biasa digunakan untuk mempresentasikan logika. Tipe data boolean hanya dapat bernilai True(1) atau False(0). Tipe data boolean terbagi atas bebrapa macam

Type Range Ukuran (byte)
Boolean Byte-sized 1 (8 bit)
ByteBool Byte-sized 1 (8 bit)
WordBool Word-sized 2 (16 bit)
LongBool LongInt-sized 4 (32 bit)

Contoh deklarasi :

var

Var1 : Boolean;

Var2 : ByteBool;

Var3 : WordBool;

Var4 : LongBool;

Var5 : LongBool;

Boolean lebih sering dipakai karena membutuhkan memori yang lebih kecil. ByteBool, WordBool, dan LongBool dipakai sesuai kebutuhan untuk kompatibilitas terhadap Windows.

 

Char

Tipe data char (karakter) hanya menampung satu karakter ASCII dan mengalokasikan 1 byte memori. Nilai char harus diapit tanda kutip tunggal (‘  ‘).

Contoh deklarasi :

var

Var1 : char;

 

String

String adalah tipe data yang berupa gabungan beberapa tipe data char (karakter) dalam sebuah variabel array.

Contoh deklarasi :

var

Var1 : string;

Var2 : Integer[20];

Var3 : string[30];

 

Nilai yang diapit tanda kurung siku adalah jumlah karakter yang dapat disimpan dan disediakan. Jika tidak dideklarasikan jumlahnya (seperti yang terdapat dalam contoh pertama), maka jumlah karakter yang dialokasikan adalah jumlah defaultnya, yaitu 256 karakter. Semakin banyak jumlah karakter yang dialokasikan saat dideklarasikan, maka semakin banyak jumlah memory yang dibutuhkan.

 

 

 

 

Tipe Data Enumerasi

Tipe data enumerasi adalah tipe data buatan yang elemennya disebutkan satu per satu atau berupa range nilai. Jumlah maksimal yang dapat disebutkan adalah 255 elemen.

Contoh deklarasi :

type

Hari = (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu);

Tanggal = 1..31;

var

Var1 : Hari;

Var2 : Tanggal;

Tipe Data Terstruktur

 

Array

Array adalah suatu tipe data terstruktur yang terdapat dalam memori yang terdiri dari sejumlah elemen (tempat) yang mempunyai tipe data yang sama dan merupakan gabungan dari beberapa variabel sejenis serta memiliki jumlah komponen yang jumlahnya tetap.

Contoh deklarasi :

type

Arr1 = array[1..10] of Integer;

Arr2 = array[-5..5, 1..5] of Integer;

var

Var1 : Arr1;

Var2 : Arr1;

Var3 : Integer;

Var4 : array[1..10] of Integer;

 

Record

Record adalah kumpulan elemen-elemen data yang digabungkan menjadi satu kesatuan.

Contoh deklarasi :

type

Mahasiswa = record

nama:String[30];

npm:String[8];

kelas:String[5];

end;

var

Mhs : Mahasiswa;

 

File

File adalah tipe data terstruktur yang terdiri dari rangkaian linier komponen – komponen dari semua komponen tipe data kecuali tipe data file.

Contoh deklarasi :

type

Mahasiswa = record

nama:String[30];

npm:String[8];

kelas:String[5];

end;

FileMhs = file of Mahasiswa;

FileAngka = file of Integer;

FileLain = file;

 

Set

Set merupakan tipe data tersturktur yang terdiri dari elemen yang disebut anggota set. Anggota set tidak memiliki urutan dan tidak boleh ada dua anggota set yang sama. Sebuah set dalam Pascal hanya dapat memuat maksimal 255 anggota.

 

 

 

 

 

Contoh deklarasi :

type

Karakter = set of Char;

Angka = set of Integer;

Hari = set of (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu);

Tanggal = set of 1..31;

var

Var1 : Karakter;

Var2 : Angka;

Var3 : Hari;

 

Tipe Data Pointer

Tipe data pointer adalah tipe data yang berisfat dinamis, yaitu ukuran memori yang dibutuhkan dapat diatur dan dapat didealokasikan saat tidak dibutuhkan lagi

Contoh deklarasi :

var

Var1 : ^Integer;

Statemen Input/Output

Statemen input/output dalam Pascal menggunakan prosedur standar read/readln dan write/writeln. Untuk pencetakan (output) data yang dicetak dapat berupa konstanta, variabel, atau nilai yang dikembalikan fungsi. Sedangkan jenis yang data yang dapat dicetak adalah bilangan, karakter (ASCII) dan Boolean, sintaknya :

Write(data1,data2,data3,…);

Writeln(data1,data2,data3,…);

 

Read/readln hanya dapat menerima data berupa satu atau lebih variabel. Jenis data yang dapat diterima meliputi bilangan bulat, bilangan pecahan, karakter dan string. Sintaxnya :

Read(data1,data2,data3,…);

Readln(data1,data2,data3,…);

 

Perbedaan read dan redln adalah prosedur readln membaca data sampai ditekan tombol enter. Demikian juga perbedaan write dengan writeln, prosedur writeln akan menempatkan qursor ke baris baru kolom awal.

 

Membuat Unit

Pascal memiliki beberapa library unit standar yang sudah tersedia yang antara lain : System, CRT, DOS, String, Graph & Printer. Semua file tersebut tersimpan dalam file TURBO.TPL. Library unit dapat dibuat sendiri dan dapat digunakan dengan menggunakan keyword uses.

Suatu unit memiliki struktur yang terdiri dari beberapa bagian, yaitu :

-       Unit header

-       Interface section

-       Implementation section

-       Initialization section

 

 

 

 

 

 

 

 

Contoh pembuatan unit baru serta bagian – bagiannya:

Unit Laporan;
Interface

Type

Tanggal = 1..31;

Bulan = 1..12;

Const

Title = ‘Laporan Bulanan’;

Var

Company:String;

Procedure

CetakLaporan(t:tanggal; b:bulan; income, outcome:LongInt);

 

Implementation

Procedure CetakLaporan;

Var

balance:LongInt;

begin

Balance := income-outcome;

WriteLn(‘Laporan Keuangan tanggal’, t, ‘bulan-‘, b);

WriteLn(‘Pendapatan=’, income);

WriteLn(‘Pengeluaran=’, outcome);

WriteLn(‘Balance=’, balance);

end;

End.

 

èUnit header

 

 

èInterface section

 

 

 

 

 

èImplementation section

 

 

 

èInitialization section

Untuk mengkompilasi suatu unit pada Turbo Pascal 7.0, pilih menu Compile lalu pilih Compile (Alt + F9) atau Make (F9) atau Build.

Setelah unit dikompilasi, maka akan terbentuk suatu file berekstensi .TPU yang dapat digunakan pada program pemanggil.

 

Sebaiknya nama file unit yang dibuat, sama dengan nama unit pada Unit header tersebut supaya kita cukup memanggil unit tersebut dengan menggunakan format uses <Nama unit> pada program pemanggil tanpa harus menambahkan compiler directive {$U} pada program pemanggil agar dapat memakai unit tersebut.

Untuk menambahkan unit yang telah dibuat ke dalam file TURBO.TPL (agar unit yang dibuat dapat langsung dipakai oleh program pemanggil meskipun nama file unit berbeda dengan nama unit pada Unit header, tanpa perlu menuliskan compiler directive {$U}), gunakan fasilitas command line TPUMOVER yang disediakan oleh Turbo Pascal 7.0, contohnya dengan cara sebagai berikut:

C:\TurboPascal\BIN>TPUMOVER TURBO.TPL + Laporan

Untuk menghapus unit Laporan dari file TURBO.TPL dapat dilakukan dengan menggunakan command line sebagai berikut:

C:\TurboPascal\BIN>TPUMOVER TURBO.TPL – Laporan

Bila file unit berada dalam direktori yang berbeda dengan utility TPUMOVER.EXE, maka nama file unit tersebut harus disebutkan pula direktorinya.

 

 

 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s