kumpulan soal


SOAL-SOAL :

1. Pembahasan teori makro bersifat agregatif, maksudnya …
A. luas-menyeluruh B. analisa empat pasar C. A dan B benar D. A dan B salah

2. Maksud dari pembahasan analisa empat pasar adalah …
A. pasar komoditi, uang, tenaga kerja, bursa B. pasar komoditi, valuta asing, tenaga kerja, bursa
C. pasar ikan, kain, beras, dan sembako D. pasar komoditi, uang dan valuta, tenaga kerja, bursa

3. Yang tidak termasuk analisa pasar makro ekonomi adalah, kecuali …
A. pasar beras B. pasar sembako C. pasar uang D. pasar valuta asing

4. Yang termasuk analisa pasar mikro ekonomi, kecuali …
A. pasar beras B. pasar sembako C. pasar uang D. pasar valuta asing

5. Kebaikan suatu teori ekonomi adalah menghasilkan ramalan, bukan asumsi-asumsi. Maksudnya:
A. memprediksi keadaan masa depan    B. asumsinya harus banyak
C. asumsi adalah suatu ramalan belaka D. asumsinya sedikit atau banyak sama saja

6. Asumsi yang baik bagi peramalan diutamakan …
A. hanya satu asumsi B. ada beberapa asumsi C. realitas nyata D. bukan kenyataan

7. Suatu bentuk keseimbangan (ekuilibrium) umum tidak ada satupun yang konstan. Semua unsur
bersifat variabel disebut variabel tidak konstan. Teori ekonomi makro tidak memandang keadaan
seperti ini, melainkan memandang :

A. keseimbangan parsial                                        B. keseimbangan kuasi umum
C. keseimbangan diwakili satu macam pasar D. semua variabel konstan

8. Analisa makro memandang komoditi sebagai suatu bentuk yang … sebagai suatu asumsi.
A. heterogen dan aneka B. identik dan homogen C. campuran D. homogen – heterogen

9. Dalam ilmu ekonomi makro yang menjadi perhatian utama adalah …
A. rumah tangga B. perusahaan C. pasar D. individu

10. Rumus MV = PT dalam teori permintaan uang menunjukkan sebuah hubungan …
A. identitas B. teknis C. pertidaksamaan D. perilaku

11. Pemupukan sawah secara benar dan tepat akan meningkatkan produktivitas padi sawah.
Pernyataan ini menggambarkan hubungan …

A. identitas B. teknis C. pertidaksamaan D. perilaku

12. Analisis yang menyangkut keseimbangan pasar nasional secara sederhana adalah Y = C + I,
C = a + bY, I = Io, dan Io berubah menjadi Io + ^I. Hal ini menunjukkan analisis …

A. statistik – dinamis B. statistik – komparatif C. dinamis D. komparatif

13. Sebuah obligasi mempunyai nilai nominal sebesar Rp1.000.000.- dengan bunga 10%. Setelah
obligasi dikeluarkan ternyata kondisi ekonomi berubah dan harga obligasi turun menjadi
Rp900.000,- sehingga bunga pasar menjadi …

A. 9,1% B. 10,1% C. 11,1% D. 12,1%

14. Interaksi antara permintaan dan penawaran tenaga kerja terjadi di pasar …
A. barang B. uang C. bursa D. tenaga kerja

15. Dalam jangka pendek stok modal (K) yang digunakan adalah tetap, jika semakin banyak tenaga
kerja (L) yang digunakan, maka proporsi …

A. K/L semakin besar B. K/L semakin kecil C. L/K semakin besar D. L/K semakin kecil

16. Penawaran jasa tenaga kerja berasal dari …
A. rumah tangga individu B. rumah tangga perusahaan C. r.t pemerintah D. r.t swasta

17. Upah yang dinyatakan dalam rupiah per unit waktu atau perorangan merupakan …
A. upah regional B. upah nasional C. upah riil D. upah nominal

18. Dalam pasar komoditi, pengeluaran r.t individu untuk konsumsi dipengaruhi oleh …
A. konsumsi, pendapatan, aktiva riil    C. konsumsi, suku bunga, aktiva riil
B. konsumsi, pendapatan, suku bunga D. pendapatan, suku bunga, aktiva riil

19. Keseimbangan dalam pasar komoditi selalu terjadi pada kondisi …
A. full employment B. under employment C. tingkat bunga rendah D. tingkat bunga tinggi

20. Jika terjadi kenaikan dalam tingkat bunga maka …
A. permintaan uang turun B. permintaan uang naik
C. permintaan uang tetap  D. obligasi yang dibeli naik

21. Jumlah obligasi riil yang diminta tergantung pada variabel …
A. suku bunga B. harga obligasi di pasar C. pendapatan per kapita D. aktiva nominal

22. Obligasi yang ditawarkan tergantung pada variabel …
A. pendapatan per kapita B. suku bunga C. saldo kas D. saldo kas riil

23. Hukum pasar Say hanya sempurna berlaku pada …
A. ekonomi pasar                                              B. ekonomi barter
C. tidak ada pengangguran sumber daya D. ada pengangguran sumber daya

24. Dalam teori kuantitas Irving Fischer jumlah uang beredar adalah …
A. variabel endogen B. variabel eksogen C. jangka pendek konstan D. teknologi tetap

25. Dalam pasar tenaga kerja ada beberapa variabel yang tidak diketahui, yaitu …
A. Ld, Ls, W B. Ld, Ls, P C. Ld, Md, P D. Ld, Ls, W/P

26. Diketahui jumlah uang beredar 1008 unit uang.
0,02 Ld = 23 – W/P.
0,02 Ls = W/P – 12,5. Dalam keseimbangan nilai W/P …
A. 10        B. 15         C. 20         D. 25

27. Diketahui jumlah uang beredar adalah 1008. Ld = 1150 – 50 W/P. Ls = 20 W/P – 250.
Ys = 30L – 0,04L².  Besarnya Ys …

A. 1600 B. 2600 C. 3600 D. 4600

28. Dalam model klasik dengan pasar modal, bila jumlah uang beredar bertambah besar maka
output …
A. tetap B. berubah C. naik D. turun

29. Dalam model klasik dengan model pasar modal, bila suku bunga berubah maka tingkat harga …
A. tetap B. berubah C. naik-turun D. drastis

30. Di pasar tenaga kerja dalam suatu perekonomian mempunyai 1000 rumah tangga, diketahui
jumlah tenaga kerja yang diminta Ld = 4.000 – 500 (W/P) dan jumlah tenaga kerja yang
ditawarkan Ls = 2500 (W/P) – 2000. Jumlah tenaga kerja yang digunakan adalah …

A. 1000 B. 2000 C. 3000 D. 4000

31. Di pasar tenaga kerja : Ld = 4000 – 500 (W/P). Ls = 2500 (W/P) – 2000. Upah riil …
A. 1 B. 2 C. 3 D. 4

32. Dalam model klasik dengan pasar modal bila produktivitas tenaga kerja meningkat maka …
A. harga barang naik B. harga barang turun C. upah riil turun D. output turun

33. Teori Keynes timbul sebagai kritik terhadap teori klasik karena tidak mampu memberikan
analisis yang tepat mengenai masalah …

A. harga B. suku bunga C. pengangguran D. pendapatan

34. Ilusi uang yang terjadi di pasar tenaga kerja dikarenakan …
A. perilaku seseorang dengan perubahan harga B. perilaku seseorang dengan harga tetap
C. pendapatan                                                                    D. suku bunga

35. Fungsi produksi yang digunakan pada model Klasik dan Keynes …
A. sama B. tidak sama C. mirip D. tetap

36. Dalam pasar uang, variabel yang sangat penting dalam permintaan uang adalah …
A. pendapatan B. pajak C. suku bunga D. output

37. Permintaan uang menurut Keynes akan menjadi elastis sempurna pada saat …
A. suku bunga sangat rendah B. suku bunga rendah
C. suku bunga amat tinggi       D. suku bunga tinggi

38. Jika jumlah uang beredar naik maka …
A. suku bunga sangat rendah B. suku bunga rendah
C. suku bunga amat tinggi       D. suku bunga tinggi

39. Jika jumlah uang beredar naik, upah nominal dan tingkat harga naik maka …
A. upah riil turun B. upah riil naik C. pendapatan tetap D. pendapatan rendah

40. Di pasar obligasi, meningkatnya aktiva nominal dan riil mendorong …
A. turunnya penawaran obligasi B. naiknya penawaran obligasi
C. turunnya harga obligasi            D. turunnya permintaan obligasi

41. Turunnya keinginan menabung masyarakat disebabkan …
A. turunnya suku bunga B. naiknya suku bunga C. turunnya konsumsi D. naiknya pendapatan

42. Di pasar obligasi, meningkatnya haasrat menabung akan berpengaruh pada bergesernya kurva
A. penawaran obligasi B. permintaan obligasi C. penawaran uang D. permintaan uang

43. Hukum psikologi dasar yang dikemukakan oleh Keynes menyatakan bahwa perubahan
pendapatan (X) adalah …
A. X < perubahan konsumsi B. X > perubahan konsumsi C. X < konsumsi D. X > konsumsi

44. Dalam fungsi konsumsi Keynes ditentukan bahwa …
A. MPC < APC B. MPC > APC C. MPC = APC D. MPC ≠ APC

45. Tingkat konsumsi seseorang dipengaruhi oleh …
A. tabungan sementara     B. tabungan permanen
C. pendapatan sementara D. pendapatan permanen

46. Menurut Modigliani dkk MPC dan APC dipengaruhi …
A. usia B. pendidikan C. kekayaan D. konsumsi

47. Yang mencakup pengeluaran konsumsi dalam ekonomi makro adalah pengeluaran konsumsi …
A. individu B. rumah tangga C. lembaga negara D. departemen

48. Tingkat diskonto yang menyamakan biaya kapital riil sekarang dan nilai sekarang dari aliran kas
yang diciptakan oleh investasi riil …

A. MEC B. MEI C. MRIS D. MCE

49. Teori yang menghubungkan tingkat investasi sekarang dengan perubahan tingkat output …
A. investasi inventori B. investasi akselerasi C. investasi perumahan D. investasi neo-klasik

50. Kurva MEI mempunyai gradien …
A. positif B. negatif C. tegak D. mendatar

51. Kurva MEC mempunyai gradien …
A. positif B. negatif C. tegak D. mendatar

52. Investasi yang mempengaruhi pendapatan adalah …
A. investasi inventori B. investasi perumahan C. investasi kotor D. investasi netto

53. Kurva IS menunjukkan suatu hubungan …
A. positif antara suku bunga dengan tingkat pendapatan riil
B. negatif antara suku bunga dengan tingkat output riil
C. negatif antara suku bunga dengan tingkat investasi riil
D. positif antara suku bunga dengan output

54. Kurva IS akan bergeser ke kanan bila …
A. suku bunga naik                                          B. suku bunga turun
C. pengeluaran investasi otonom turun D. pengeluaran investasi otonom naik

55. Kurva IS bergeser ke kiri bila …
A. konsumsi minimum turun B. konsumsi minimum naik
C. konsumsi minimum baik    D. suku bunga turun

56. Bila angka pengganda naik …
A. kurva IS tidak bergeser B. kurva IS geser ke kiri C. kurva IS geser ke kanan D. suku bunga turun

57. Kepekaan pengeluaran investasi terhadap tingkat tabungan …
A. menggeser kurva IS ke kiri B. menggeser kurva IS ke kanan
C. menggeser kurva ke atas     D. kurva IS tetap

58. Bila permintaan uang hanya untuk transaksi …
A. kurva LM horizontal         B. kurva LM vertikal
C. kurva LM gradien positif D. kurva LM gradien negatif

59. Kurva LM bergerak ke kiri bila …
A. tingkat bunga naik             B. tingkat bunga turun
C. penawaran uang riil naik D.penawaran uang riil turun

60. Ms = 200, L2 = 50 – 400i, L1 = 0,2Y. Kurva LM …
A. Y = 1000 + 2000i B. Y = 750 + 2000i C. Y = 750 – 2000i D. Y = 1000 – 2000i

61. Diketahui LM : Y = 750 + 2000i, keseimbangan terjadi bila …
A. i = 0,1 dan Y = 750 B. i = 0,1 dan Y = 800 C. i = 0,1 dan Y = 950 D. i = 0,1 dan Y = 900

62. Jika LM : Y = 600 + 800i, manakah dari kombinasi berikut ini yang tidak menunjukkan
keseimbangan pasar uang …
A. i = 0,1 dan Y = 680 B. i = 0,08 dan Y = 664 C. i = 0,06 dan Y = 648 D. i = 0,05 dan Y = 640

63. Keseimbangan umum mungkin tidak terjadi bila …
A. kurva IS horizontal                         B. kurva IS vertikal
C. kurva LM vertikal, IS horizontal D. kurva LM dan IS vertikal

64. Adanya perubahan harga akan mengakibatkan perubahan keseimbangan umum melalui
perubahan kurva LM. Efek ini dijelaskan oleh …

A. Pigou B. Pigou dan Keynes C. Keynes D. Friedman

65. Dua variabel ekonomi yang membedakan kurva IS perekonomian terbuka dan tertutup …
A. pengeluaran pemerintah dan pajak B. bantuan luar negeri dan PMA
C. ekspor dan impor                                    D. ekspor dan pajak

66. Pada umumnya diasumsi bahwa impor merupakan fungsi …
A. ekspor B. pendapatan C. tabungan pemerintah D. modal asing

67. Angka pengganda konsumsi perekonomian terbuka dibandingkan dengan perekonomian
tertutup akan …
A. lebih kecil B. lebih besar C. sama D. nol

68. Bila ekspor turun maka …
A. kurva IS geser ke kanan B. kurva IS geser ke kiri C. kurva IS tetap D. gradien IS tambah besar

69. Turunnya MPI menyebabkan …
A. gradien kurva IS tambah besar         B. gradien kurva IS tambah kecil
C. gradien dan intersep kurva IS tetap D. gradien dan intersep kurva IS tambah besar

70. Kurva BP adalah kurva hubungan suku bunga dengan pendapatan nasional keseimbangan …
A. pasar dalam negeri                                B. neraca perdagangan internasional
C. neraca pembayaran internasional D. neraca kapital

71. Yang tidak mempengaruhi keseimbangan neraca kapital adalah …
A. tingkat perolehan investasi dalam/luar negeri B. tingkat harga dalam negeri
C. tingkat harga luar negeri                                             D. ekspor

72. Kurva BP akan vertikal bila …
A. ada mobilitas kapital neraca sempurna B. tidak ada mobilitas kapital neraca sempurna
C. ditentukan suku bunga luar negeri           D. ditentukan oleh ekspor

73. Jika nilai ekspor naik, maka kurva BP bergeser …
A. ke kanan B. ke kiri C. sepanjang kurva itu D. ke atas

74. Jika nilai impor turun, maka kurva BP bergeser …
A. ke kiri B. ke kanan C. tidak bergeser D. nol

75. Jika tingkat proporsi pajak terhadap pendapatan naik, maka kurva BP bergeser …
A. ke kanan B. ke kiri C. tidak bergeser D. naik

76. Pengaruh jangka panjang kebijakan moneter terhadap tingkat pendapatan (Y) …
A. tidak ada B. sementara C. terus-menerus D. stabil

77. Devaluasi mata uang suatu negara akan berpengaruh terhadap, kecuali …
A. kurva IS B. kurva BP C. kurva LM D. pajak

78. Golongan para ekonom yang percaya landasan berpikir konvensional adalah keliru sebab
lembaga sosial-ekonomi sebagai dasar teori ini sedang berubah. Pernyataan ini sesuai
golongan …

A. konvensional B. neo-institusional C. radikal D. komunis

79. Dua konsep anti-thesa, yaitu realitas ekonomi yang selalu bergerak dan berubah, serta perilaku
manusia yang dasarnya sulit berubah merupakan konsep …

A. Galbraith B. Adam Smith C. David Ricardo D. Karl marx

80. Perusahaan raksasa ingin terus menjadi besar bukan ingin memperoleh laba yang makin besar
atau manfaat skala produksi, tetapi terutama ingin …

A. makmur B. mekanisme pasar C. mekanisme harga D. menghindari risiko rugi

81. Perusahaan kecil dan menengah dalam sistem kapitalisme Amerika tetap melakukan usaha
mereka dalam kerangka …

A. mekanisme harga B. mekanisme pasar C. menghindari risiko rugi D.kemakmuran

82. Pandangan intelektual golongan radikal umumnya tidak berbeda dengan neo-institusional,
tetapi lebih ekstrim dan  dilandasi teori …

A. Marxis B. Kapitalis C. Fisiokrat D. Konsumen-Produsen

83. Golongan monetaris dari neo-institusi timbul sebagai reaksi terhadap Keynesian tentang …
A. uang B. harga C. barang D. konsumsi

84. Golongan menetaris : dalam ekonomi Amerika jumlah uang beredar …
A. cenderung meningkat B. cenderung menurun C. pengaruh pelaku pasar D. stabil

85. Mekanisme yang mengatur jumlah uang beredar dapat mengubah portofolio pelaku ekonomi
dengan …
A. mekanisme harga B. mekanisme transmisi moneter
C. mekanisme pasar  D. mekanisme portofolio

Kunci Jawaban :

1.        C

2.       A

3.        C

4.        C

5.       A

6.        D

7.        B

8.        B

9.        C

10.   A

11.     D

12.     B

13.     C

14.    D

15.     B

16.    A

17.    D

18.    D

19.    A

20.   A

21.     B

22.    D

23.     C

24.     B

25.    D

26.     C

27.    C

28.    A

29.     B

30.    C

31.     B

32.     B

33.     C

34.    A

35.     B

36.     C

37.   A

38.     B

39.    A

40.   A

41.     A

42.     B

43.     B

44.    A

45.     D

46.    A

47.     B

48.    A

49.     B

50.     B

51.     B

52.     C

53.     B

54.     D

55.    A

56.    A

57.    D

58.     B

59.     D

60.     B

61.     C

62.     B

63.     D

64.     C

65.     C

66.     D

67.     C

68.     B

69.     B

70.    C

71.     D

72.     B

73.    A

74.     B

75.     C

76.    A

77.    D

78.     B

79.    A

80.    D

Soal-Soal Ekonomi Makro

  1. Tingkat pertumbuhan ekonomi
    SOAL:
    Faktor-faktor apa saja yang menghambat pertumbuhan ekonomi di Negara Indonesia?
    JAWAB:
    Dari hasil survei antara lain persoalan korupsi, lemahnya penegakan hukum, ketersediaan sumber daya manusia yang bersih dan profesional, tingkat pengangguran, volatilitas nilai tukar rupiah, penurunan kapasitas produksi terpakai, tingkat kemiskinan, situasi perburuhan yang belum kondusif, dan prosedur/perizinan untuk melakukan investasi. Dalam hal ini Pemerintah harus punya niat dan sikap yang jelas dalam mensejahterakan rakyatnya dan apabila tidak jelas dan serius ini akan berakibat fatal untuk kemajuan ekonomi Negara dan bangsa Indonesia.

    2. Tingkat pertambahan kemakmuran, tenagakerja dan pengangguran
    SOAL:
    Langkah-langkah apa saja yang lebih nyata dan serius untuk menghadapi tantangan
    pembangunan ekonomi Indonesia ke depan?
    JAWAB:
    1. Memelihara dan memantapkan stabilitas ekonomi makro sebagai prasyarat bagi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Perhatian terhadap upaya menjaga dan memantapkan stabilitas ekonomi makro ini tetap dirasa penting, mengingat adanya potensi gejolak eksternal terkait dengan tingginya harga minyak dunia, dan ketidakseimbangan global (global imbalances) aliran likuiditas global jangka pendek, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi stabilitas moneter dan ketahanan fiskal dalam negeri. Upaya pemeliharaan dan pemantapan stabilitas ekonomi makro tersebut antara lain mencakup langkah-langkah mengatasi dampak gejolak ekonomi domestik dan global, seperti laju inflasi dan suku bunga yang masih relatif tinggi, serta memperkuat koordinasi dan efektifitas kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil.

    2. Mendorong peningkatan akselerasi pertumbuhan ekonomi dengan mengembangkan sumber-sumber pertumbuhan yang lebih berimbang, yaitu yang lebih bertumpu pada peran investasi dan ekspor non migas. Akselerasi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, dan terjaganya stabilitas ekonomi makro, disertai dengan upaya pembenahan yang sungguh-sungguh pada sektor riil, pada gilirannya akan dapat mendorong peningkatan investasi.

    3. Menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dalam rangka menurunkan tingkat pengangguran dan kemiskinan. Mengingat kemampuan ekonomi untuk menciptakan lapangan kerja masih terbatas, maka diperlukan strategi kebijakan yang tepat dengan menempatkan prioritas pada sektor-sektor yang mempunyai efek pengganda tinggi terhadap penciptaan kesempatan kerja.

    4. Menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif. Penciptaan iklim investasi yang lebih kondusif ini merupakan salah satu tantangan yang cukup besar bagi pemerintah dewasa ini. Komitmen perbaikan iklim investasi tersebut telah mulai dilakukan pemerintah dengan diluncurkannya paket kebijakan investasi pada bulan Februari lalu, yang mencakup perbaikan di bidang peraturan perundang-undangan, pelayanan, dan penyederhanaan prosedur dan birokrasi.

    5. Meningkatkan ketersediaan infrastruktur yang memadai dan berkualitas. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa ketersediaan infrastruktur yang memadai dan berkualitas merupakan prasyarat agar Indonesia dapat mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi tinggi dan berkelanjutan, yang diperlukan untuk menciptakan lapangan kerja. Beberapa survey yang dilakukan terhadap dunia usaha, mengidentifikasi bahwa kurangnya ketersediaan infrastruktur yang memadai merupakan kendala bagi masuknya investasi. Kurangnya pasokan energi listrik, keterbatasan jaringan telekomunikasi, serta kepadatan jalan telah menjadi persoalan mendasar bagi upaya peningkatan investasi dan daya saing ekspor non migas kita.

    6. Meningkatkan daya saing ekspor. Pertumbuhan ekspor yang tinggi diperlukan selain untuk menopang pertumbuhan ekonomi tinggi dan berkelanjutan juga untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

    7. Meningkatkan partisipasi swasta. Mengingat terbatasnya sumber daya pemerintah dalam pembiayaan pembangunan, peningkatan partisipasi swasta melalui kemitraan antara pemerintah dengan swasta (public-private partnership) merupakan tantangan yang cukup penting, khususnya terkait pembiayaan investasi dalam penyediaan infrastruktur.

    8. Membangun landasan yang semakin kuat untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di masa-masa mendatang.

    3. Indeks harga
    SOAL:
    Indeks Obligasi Pemerintah pertama kali diluncurkan pada tanggal 01 Juli 2004, sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat pasar modal dalam memperoleh data sehubungan dengan informasi perdagangan obligasi pemerintah.
    Indeks Obligasi memberikan nilai lebih, antara lain:
    JAWAB:
    • Sebagai barometer dalam melihat perubahan yang terjadi di pasar obligasi.
    • Sebagai alat analisa teknikal untuk pasar obligasi pemerintah
    • Benchmark dalam mengukur kinerja portofolio obligasi
    • Analisa pengembangan instrumen obligasi pemerintah.

    4. Produk domestik dan produk nasional bruto
    SOAL:
    Pendapatan negara dapat dihitung dengan tiga pendekatan, yaitu:
    JAWAB:
    • Pendekatan pendapatan, dengan cara menjumlahkan seluruh pendapatan (upah, sewa, bunga, dan laba) yang diterima rumah tangga konsumsi dalam suatu negara selama satu periode tertentu sebagai imbalan atas faktor-faktor produksi yang diberikan kepada perusahaan.
    • Pendekatan produksi, dengan cara menjumlahkan nilai seluruh produk yang dihasilkan suatu negara dari bidang industri, agraris, ekstraktif, jasa, dan niaga selama satu periode tertentu. Nilai produk yang dihitung dengan pendekatan ini adalah nilai jasa dan barang jadi (bukan bahan mentah atau barang setengah jadi).
    • Pendekatan pengeluaran, dengan cara menghitung jumlah seluruh pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara selama satu periode tertentu. Perhitungan dengan pendekatan ini dilakukan dengan menghitung pengeluaran yang dilakukan oleh empat pelaku kegiatan ekonomi negara, yaitu: Rumah tangga (Consumption), pemerintah (Government), pengeluaran investasi (Investment), dan selisih antara nilai ekspor dikurangi impor (X − M)

    5. Produk neto
    SOAL:
    Produk Nasional Neto (Net National Product) adalah GNP (Gross National Product) atau Produk Nasional Bruto (PNB) dikurangi depresiasi atau penyusutan barang modal atau sering pula disebut …
    JAWAB:
    Sering pula disebut replacement. Replacement adalah penggantian barang modal / penyusutan bagi peralatan produski yang dipakai dalam proses produksi umumnya bersifat taksiran sehingga mungkin saja kurang tepat dan dapat menimbulkan kesalahan meskipun relatif kecil.

    6. Pendapatan nasional
    SOAL:
    Pendapatan Nasional Neto (Net National Income) adalah…
    JAWAB:
    Pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi. Besarnya NNI (Net National Income) dapat diperoleh dari NNP (Net National Product) atau Produk Nasional Neto dikurang pajak tidak langsung. Yang dimaksud pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak penjualan, pajak hadiah, dll.

 

Tabel di bawah ini menunjukkan berbagai kombinasi input yang digunakan dalam perusahaan untuk menghasilkan output sebagai berikut :

Isokuan I Isokuan II Isokuan III
L K L K L K
2 11 4 13 6 15
1 8 3 10 5 12
2 5 4 7 6 9
3 3 5 5 7 7
4 2,3 6 4,2 8 6,2
5 1,8 7 3,5 9 5,5
6 1,6 8 3,2 10 5,3
7 1,8 9 3,5 11 5,5

Bagaimanakah kurva isokuan yang akan terbentuk??

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s